Never A Dreamer
Female
Indonesia

<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Website counter
ShoutMix chat widget

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed










 
12.7.2009
Pindah

Sekarang saya uda pindah alamat blog. Abis repot sih kalo punya dua blog dengan domain yg berbeda. Jadi mulai sekarang saya bakal nulis blog di http://neverbeingadreamer.blogspot.com

met ketemu di sana ya!!


 
12.4.2009
kutipan baru dari seorang teman
Ugh! Gila ya! Ternyata uda lama banget g ga update blog yg satu ini!! G jg uda lama ga update blog g yg satu lagi sih.. Kangen boooo! Banyak banget yg pengen g ceritain tapi bingung mo mulai darimana.

sekarang ini uda masuk bulan Desember. Bulan favorit g. Selain karena kita ngerayain natal dan taon baru, temen" g yg dari luar negeri pada balik semua (ga semua sih. cuma beberapa..). Dan bulan ini adalah bulan na g untuk menimbun lemak (dan akan memulai bulan Januari dengan program diet).

Bener na beberapa bulan yg lalu ini g ngobrol" ma temen g. Let's call him Al. Al tuh selalu bikin kutipan baru yg lucu". Dia salah satu dari sekian banyak temen g yg doyan banget ngebanyol dalam gaya apapun. Dan kemaren" ini pas kita lagi chatting, dia bikin kutipan baru, " ce cakep tuh mo diapain juga tetep cakep. Tapi klo uda jelek luar dalam, mo dioperasi plastik ampe segimanapun juga busuk na bakal tetep keliatan ". Well, that's true.

Al mengatakan bahwa, "G lebih suka cewe yg tampil apa ada na. Cuma sayang na mayoritas selalu pke 'topeng'. Dan mereka benar" pintar dalam memainkan peran mereka sebagai cewe manis yg menarik atau cewe liar yg super menggoda. Bodohnya, kita para cowo" bisa dengan mudahnya dijatuhkan dengan cara murahan tersebut."

Opini dia juga tentang cewe, "Ce itu bener na ga ada yg jelek kok. Yg ada cuma yg fresh sama yg BUSUK." --> garis bawahi kata BUSUK.

Jangankan cowo, kita cewe aja bisa tertipu ma penampilan luar na cewe" lain. Padahal sesama jenis kan harus na lebih bisa ngerti. It's really deceiving. Tapi ya, itulah cewe. Kalau mereka ga 'pura-pura' sih kata na mereka ga bakalan laku. Mereka selalu memaksakan diri untuk menyesuaikan diri mereka dengan cowo yg mereka suka biar mereka dilirik. Padahal lebih enak jadi diri sendiri. Apalagi kan kalau ampe boong gtu, nanti juga ketauan belang na. Ya toh?

Mungkin pemikiran g dan teman" gua itu rada 'ketinggalan jaman' tapi jadi diri sendiri itu lebih baik. Bahkan lebih menarik. Mengapa? Karena tiap individu itu berbeda". Ga ada yg sama. Itu sebabnya, jadi yg lain daripada yg lain itu jauh lebih menyenangkan dan attractive ketimbang pura" jadi 'si gadis pujaan'.

Yg aneh na, ada juga cowo yg tertarik sama cewe yg pake topeng. Padahal busuknya uda ketauan pun cowo masih suka. Entah suka atau buta, yg jelas, dunia itu memank penuh dengan misteri. LOL.

Ada juga cewe yg rela loh boong cuma biar bisa dapetin gebetannya!! Dan ini terjadi juga pada Al. Bukannya Al ga bisa nerima pasangannya apa adanya. Cuma bukankah suatu hubungan itu kalau mau sehat harus saling jujur tanpa adanya kebohongan bahkan pada saat pendekatan? Isn't? Al kecewa dan ini berakibat buruk untuk hubungannya. I know how it feels.

Lumayan lama kita ngobrol secara conference di msn. Sharing" kayak gini seru banget! Apalagi saling berbagi opini begini.. Pengen lagi deh rasanya conference rame". Apalagi kita semua terpisah oleh jarak dan waktu. Hiks.. Kangen ma kalian!! Ngumpul yuk begitu kalian balik ke Jakarta..


Artificial intelligence

 
10.28.2009
Saat masa kuliah menjadi sebuah beban untuk para murid dikarenakan management yg buruk
Pernahkah anda berpikir bahwa standard" yg dimiliki oleh sekolah dan perguruan tinggi (atau bahasa gaulnya, kampus) sekarang ini sudah semakin menurun? Saya merasakannya.

Bagaimana tidak, kalau pas pertama kali saya kuliah, kampus saya itu masih terasa damai, tentram dan menyenangkan dengan para dosen yg berkualitas. Sekarang, boro" berkualitas.. Dosen" baru yg direkrut saja tidak bisa berbahasa inggris dengan becus tapi arogan. Jelas sekali ini menjadi alasan bagi saya untuk merasa tidak nyaman dengan kampus yg sudah saya datangi selama 3 tahun ini.

Rata" dosen tetap di kampus saya adalah orang luar. Sedangkan untuk dosen" yg bekerja paruh waktu, mereka adalah WNI. Saya tidak memiliki masalah dengan kebanyakan dosen baik yg tetap maupun paruh waktu karena menurut saya mereka memang pantas. Hanya saja saya bermasalah dengan salah satu dari dosen paruh waktu. Dia seorang perawan tua yg hanya bisa menerima gaji buta. Bagaimana tidak?? Kerjaan dia hanya mengkritik mahasiswi yg tidak ia sukai dan memuji" mahasiswa/i yg ia sukai.

Bukannya tanpa alasan kalau saya menyatakan bahwa si perawan tua ini tidak bisa mengajar dan bukan karena kesal semata bila saya menulis dan membeberkan kebodohan"nya.

Tiap kali kita masuk ke kelasnya, yg kita lakukan adalah bersiap" untuk dipanggil ke depan kelas atau duduk di tempat dan menunggu giliran untuk membaca dan menjelaskan (ya, menjelaskan. Padahal kita sama sekali tidak tau apa yg kita baca dan ragu untuk membuat suatu konklusi). Entah konklusi tersebut salah atau benar, dia hanya akan membenarkannya. Bilamana kita menanyakan pertanyaan, dia malah akan melemparkan pertanyaan tersebut ke teman kita. Bila tidak ada yg bisa menjawab pertanyaannya, dia hanya akan berkata, "Nanti jg kalian ngerti sendiri kok.." Looooohhh???? Kenapa tidak menjawab pertanyaan kita?

Si perawan tua tidak pernah mempersiapkan bahan pelajaran. Layaknya seorang udik yg terdampar di kota besar, ia membaca satu per satu kalimat dari textbook dan mengartikannya satu" dimana akhirnya kita sampai pada konklusi yg SALAH BESAR. Bagaimana saya yakin bahwa konklusi yg ia buat itu salah besar? Karena pada akhir paragraf yg ia baca, ada konklusinya. Kok dia bisa ga tau sih?? Wong dia ga pernah baca bukunya jg.. Pada saat salah seorang murid mengkoreksi kesalahannya dengan menanyakan, "Kok konklusinya beda sama yg tertera di buku sih?" Dia menjawab dengan santai dan PD, "Ah, cuma beda di kata" kok. Toh artinya sama saja.." Sekelas hanya dia membisu mendengar jawabannya yg bodoh, karena jelas sekali saat kami semua menyatakan bahwa kami ada di Sabang, dia menyatakan bahwa kami sudah sampai di Merauke.. Artinya: konklusinya amat sangat berbeda!!

Dia bersikap objektif dalam memberi nilai kepada mahasiswa/i. Bila dia merasa mahasiswa/i tersebut mengkonfrontasi dia, dia akan mencoret total lembaran jawaban murid yg bersangkutan dan menyatakan bahwa isinya hanya sampah (padahal seluruh kampus menyatakan bahwa jawaban kami benar, dan kami bahkan menanyakannya kepada dosen" yg lain yg berhubungan dan mempunyai pengetahuan tentang subject tersebut).

Kami sudah complain kepada rektor (bahkan direktur kampus sekalipun) tapi mereka tidak menggubris sama sekali. Apa ini yg disebut sebagai management kampus yg baik? Dimana satu kampus sudah tidak menyukai dosen tersebut dan menyatakan bahwa ia tidak layak menjadi pengajar malah tetap dipertahankan? Saya membiarkan orang tua saya membayar mahal uang kuliah saya bukan agar saya diberikan pendidikan sampah oleh dosen tak berotak seperti dia. Sebagai salah satu murid yg bermasalah di mata si perawan tua, saya terlalu sering di-TIDAK LULUS-kan olehnya dan sudah melewati ambang batas kesabaran saya.

Bagaimana dengan pendapat anda? Apakah anda akan tetap mempertahankan keyakinan anda untuk meyakinkan para rektor dan direktur untuk mengeluarkan si perawan tua atau malah bersabar dan menjadi seorang penjilat?

 
10.14.2009
Komentar dari pembaca
Beberapa saat setelah g posting tulisan g di blog ini, g mendapatkan suatu comment," Bahasa anda baku sekali, nak " atau bahkan mendapatkan telepon dari seorang teman (yg memohon agar g menulis blog dalam bahasa indo padahal udah dibilangin bahasa indo g ancur lebur bak batu yg hancur menjadi debu. *lebay*) yg komplain, "Aduh!! Bahasa indo u aneh banget sih?? Kaku banget lagiiii.... Gimana sih tinggal di Indo kok bahasa indonya kacau balauuuu!!". Hey! Kan uda g bilang kalo bahasa indo g memang hancur!! Mana bisa saya menulis kalimat dalam bahasa indonesia dengan gaya yg lemah gemulai seperti penari balet dari Perancis?!! Wong edan toh kamu ini... Haiyaaaaaahh........

Yg lain berkomentar dengan lembut, mengatakan dengan jujur dan sabar bahwa bahasa indonesia g terlalu terpaku pada kata" yg sama. Yup, ternyata g mempunyai kecenderungan menulis dalam kata" yg sama lantaran pengetahuan g tentang bahasa indo itu sempit. Kosa katanya itu looooohh~!

Haha.. *tertawa sengit* G memang malu karena bahasa indo g sempit sekali (dan baku). Cuma mau gimana lagiiiii??? Dari SD uda sekolah di skul Inter yg mengharuskan muridnya berkomunikasi dalam bahasa inggris terus, kuliah pun jg di tempat yg dosen"nya orang luar semua dan pelajarannya menggunakan bahasa inggris. --> habis mo gimana... Ga ada pilihan.

Beberapa orang pun komplain, "Kok kamu jadi sarkastik sih gaya penulisannya? Padahal kalo di bahasa inggris kesannya lemah lembut lor...". Iya y? Kalo dalam bahasa inggris kesannya lebih lembut y? Saya merasa tersanjung. Rasanya memang lebih mudah untuk menggambarkan diri g dalam bahasa inggris. Tapi kalo memang dalam bahasa indo ternyata g terkesan lebih sarkastik dan sinis dalam hal" yg g pandang, itu karena g lebih suka straight-to-the-point  dalam mengungkapkan pendapat. Kalo misalnya ada yg sakit hati, maaf y.. --> tapi bukannya kalian jg uda biasa dengan kalimat" g yg selama ini tajam dan menusuk? Kok baru complain sekarang??

Teman, dengan hati yg lapang, saya akan menerima setiap kritik dan saran yg kalian berikan... Karena kritikan membangun semangat saya untuk terus maju, dan saran membentuk saya menjadi seseorang dengan kepribadian yg lebih baik lagi. --> Amiiiiinnn!!!!!

Cheers, Artificial Intelligence


Penulis tak bermodal
Sesuai dengan judulnya, saya memang adalah seorang penulis tak bermodal. Ini dikarenakan saya selalu mengalami kendala dalam mengupdate blog" yg saya miliki. Kendalanya selalu sama dan hanya seputar KONEKSI INTERNET. *bah*

Sebagai seorang mahasiswi yg memiliki masalah dengan jadwal kuliah yg amat sangat tidak fleksibel, penggunaan internet seharusnya menjadi salah satu hal yg paling crucial --> bahasa indonya apa y?

Di rumah ada modem berbentuk USB. Cumaaaaaaaaa, lambatnya koneksi mengalahkan siput sekalipun!!!!! Dan akhirnya modem itupun berakhir dengan naas di ..... entah dimana modem itu berada sekarang. --> harusnya sih masih ada di rumah. Cuma saya ga mau ambil pusing masalah modem super lelet tersebut.

Nah, namanya jg di jaman modern. harusnya kampus itu ada koneksi internet dan Wi-Fi dong tentunya....? Memang kampus saya itu ada koneksi internet dan Wi-Fi yg tidak terbatas. Tapi saya sudah berkali" dikecewakan olehnya!!! Dari mau posting tulisan saya di blog ini dan koneksinya mati seketika (ga sempet save tulisan saya. begitu click BACK uda ilang total... T_____T), sang provider (atau si kampus?) bermasalah dengan jaringannya, dan lain sebagainya. Padahal sang rektor dengan berbangga hati berkata," Koneksi internet di kampus kita itu paling cepat looooooohhh!!! " --> yeah, rite.. Lebih cepat dari kura"?

Salah satu alternatif lainnya adalah 'numpang' Wi-Fi di cafe" yg menyediakan fasilitas ini. Hanya tinggal merogoh kocek kurang dari 20ribu untuk membeli segelas kopi ataupun coklat panas (hikz.. mahal na.. T_T), saya sudah bisa berinternetan dengan lancarnya. Hanya saja ada batas waktu nya = sampai batere laptop saya tewas. *cih*

Dulunya sih pernah masang SP**DY. Tapi sekeluarga akhirnya memutuskan untuk berhenti berlangganan gara" shock akibat melihat jumlah nominal tagihan akhir bulan (padahal jarang pake). Akhirnya sekarang kami memutuskan untuk tidak menggunakan koneksi internet sampai perusahaan internet yg saya idam"kan, F***N*T, 'memanjangkan' kabel mereka ke daerah rumah saya. --> langsung berdoa tiga Salam Maria selama 9 hari berturut" tapi gagal di tengah jalan. *meratap*

Mungkin saya masih harus menunggu dalam waktu yg cukup lama agar dapat  dengan leluasa mengupdate blog saya?

Cheers, Artificial Intelligence


 
10.13.2009
Hujatan bagi si gaptek kelas kakap

A: Nanti abis download kamu re-boot y..

B: Oh, biar hp ku bener kudu ribut dl sama km? Perlu ampe sebam" ga?

A: ... *speechless*

Hal ini mungkin akan anda temui bilamana anda bertemu dengan seseorang yg gaptek atau gagap teknologi. Sungguh membingungkan mengapa orang yg sama sekali tidak mengerti kelebihan yg dimiliki oleh gadget yg dia miliki atau bahkan menggalinya lebih dalam rela merogoh kocek berjuta" rupiah hanya untuk gaya ataupun gengsi tanpa memperdulikan sisa tabungan di rekening bank mereka. Padahal di jaman modern seperti ini seharusnya mereka lebih up to date terhadap informasi teknologi yg ada di sekeliling mereka.

Apabila anda adalah seseorang yg berumur 28+ tahun dan hari" anda dipenuhi dengan kesibukan sebagai seorang ibu rumah tangga ataupun dikejar" oleh deadline pekerjaan anda yg menumpuk menunggu untuk diselesaikan dalam waktu yg amat sangat singkat ataupun anda adalah seseorang yg tinggal di hutan belantara yg terletak di antah berantah dengan akses informasi yg amat sangat terbatas, saya dapat memaklumi na.

Akan tetapi bila anda adalah seseorang yg selalu tidur bersama BB anda, m'grepe" BB anda dengan jari jemari anda yg menari", mengetik"an balasan percakapan kepada teman anda di kala luang, saya sarankan anda untuk menyumbangkan BB anda kepada orang yg LEBIH MAMPU mengembangkan kemampuan sang BB ketimbang diri anda.

Sungguh aneh mendengar kata" seperti:

  • "Aduh, g ga ngerti caranya download BBM 5... Gimana sih caranya?? Nanti u download-in buat g dong ".
--> Hidup dimanakah anda selama ini sampai hanya menekan tombol 'download' saja tak bisa?? Yg hanya tinggal mengarahkan pointer k tombol 'download' dan tekan. Bahkan anak SD saja bisa tau dimana dia harus menempatkan jarinya guna untuk memperoleh informasi dari peta touch screen yg ada di mal" ternama.
  • "Eh, artinya your device time is blablabla apa sih maksudnya?".
--> Anda sudah mengecam bangku SMA dan bahkan lulus dari perguruan tinggi. Tapi mengartikan bahasa inggris seperti ini saja anda tidak bisa?? Lebih baik anda kembali lagi mengecam pendidikan anda di bangku sekolah dasar. Sungguh memalukan apalagi di jaman sekarang bilamana orang yg BAHKAN sudah mengecam pendidikan di PERGURUAN TINGGI tidak dapat mengartikan bahasa inggris LEVEL ANAK SD ini. Bukannya sombong karena saya mengecam pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi international yg mengharuskan para muridnya untuk berkomunikasi dalam bahasa inggris. Tapi menurut saya di jaman globalisasi seperti ini sudah sepatutnya orang" mengerti bahasa inggris guna untuk membantu mereka berkomunikasi dengan orang asing yg mereka temui di tengah jalan bilamana mereka membutuhkan bantuan (terkecuali anda adalah seorang setengah baya yg kemampuan mempelajari bahasa na sudah sedemikian menurun na sehingga anda tidak terlalu bisa mempraktekkannya atau hanya bisa bicara seadanya saja). *bah*
  • "Oh, emang HP biasa jg bisa dipake buat browsing y?".
--> Kembali kita menemukan makhluk asing yg tinggal di planet nan jauh di luar angkasa sana. Bahkan mungkin lebih jauh daripada Pluto sekalipun. Atau mungkin z610i saya lebih canggih dari HP yg dia miliki? *bangga* Amat sangat disesalkan melihat orang" yg tidak mempunyai kemampuan dalam memaksimalisasikan kemampuan dari gadget yg merupakan. Rasanya BB yg masuk kategori 'smartphone' itu turun level jadi DUMMY di tangan mereka.
  • "Aduh! YM / MSN / BBM g ilang!".
--> Ini salah satu ocehan paling menyebalkan. Kalau misalkan menu BBM anda hilang kan anda hanya tinggal restore back up list na dari laptop / computer anda. Kalau anda tidak ada back up na sama sekali, anda tinggal install ulang dengan resiko contact anda hilang. Simple kan? Sayang banyak sekali orang gaptek yg sok GAHUL karena punya BB padahal tidak dapat berbuat apapun di kala BB na ngadat. Masalah sepele pun layak na MISSION IMPOSSIBLE yg susahnya mengalahkan rumusan hitungan matematika yg paling rumit sekalipun.
  • "Sekarang uda ga gtu update lagi sama keadaan sekeliling soal ne megang na BB mulu..."
--> *ehem* Tipe yg berkata seperti ini biasanya tipe yg suka pamer tanpa tahu bahwa yg dia katakan tadi bukan na membuat orang" terpana malah membuat orang tertawa terbahak". Ibarat mendengarkan seseorang berkata, "Aduh, saya sudah ga trau tentang berita terkini karena baca koran terus." BB itu gunanya sebagai medium untuk mendapatkan berita terkini seputar apa yg terjadi di dalam ataupun di luar negeri dimana anda seharusnya malah up to date, bukannya kembali k jaman batu.
  • "untung sekarang ada BB, jadi bisa komunikasi dengan dunia luar deh.."
--> wow! Ini adalah suatu statement yg luar biasa karena ternyata ada seseorang yg baru bisa berkomunikasi dengan teman”nya secara leluasa karena ada na BB. Lalu selama ini apa yg dia gunakan sebagai medium untuk berkomunikasi dengan dunia luar? Sebuah telepon benang, mungkin. BB itu kan fungsinya kurang lebih sama seperti HP biasa hanya saja dengan model yg memudahkan pengguna na dalam mengetik email ataupun mengakses website dan lain sebagainya. Bilamana anda merasa tertinggal saat menggunakan HP lain selain BB, kebodohan anda benar" mengalahkan manusia purba sekalipun.
  • "Autis deh mainin BB mulu".
--> Mengapa anda berkata demikian pada saat anda sendiri pun menari"kan jari jemari anda di tubuh BB anda yg sexy nan gemulai itu? Mengapa harus menggunakan kata 'autis' pada saat anak autis itu sebenarnya adalah seseorang dengan otak yg kelebihan batas jeniusnya JAUH lebih daripada anda sedangkan anda sendiri untuk mendownload saja membutuhkan pertolongan orang lain? Pintar. *irony*
  • "Gimana sih cara na upload foto k FB dari BB? Kok ndak ada opsi na gtu?".
--> Pertanyaan ini terlontar dari seseorang yg sudah sering menjajali jari" na di BB sang kakak. Dan MASIH dia bertanya mengapa tidak ada opsi untuk mengupload foto dari BB. Saat saya menyuruhnya untuk mendownload FB application untuk BB na, dia malah berkata, "Kok tau sih g belum download aplikasi na? pinter deh kamyu!". *dong dong dong* Sebagai pengguna BB, saya bukannya merasa tersanjung tapi malah merasa dibodoh"i. Mengapa? ITU JELAS BUKAN SUATU PUJIAN dimana hal yg mudah seperti itu mudah sekali untuk ditebak. Saya malah merasa dikelilingi oleh orang berotak daging busuk sehingga level saya pun yg paling tinggi sendiri.Hmph! Tidak ada tantangannya. *sombong*.

Mungkin memang tulisan ini kelihatan offensive hanya saja maksud dari tulisan ini guna agar yg bersangkutan pun sadar diri. Dan juga untuk yg berminat membeli BB agar kira na menimbang" dulu ingin ia apakan BB itu. Bila hanya untuk sms atau telepon semata, alangkah lebih baik na membeli HP selain BB. Karena bagi saya sendiri pun menggunakan BB amat sangat tidak nyaman. Mungkin dalam mengetik sms jadi lebih oceh, tapi tetap saja bilamana anda harus membalas sms pada saat anda sedang berjalan", anda mempunyai potensi bertubrukan dengan orang" karena anda hanya terpaku pada BB anda. Akan tetapi, bilamana anda smsan menggunakan HP anda yg bisa macam SE atau Nokia, jari anda dapat menekan tuts" keypad HP anda tanpa perlu anda tengok" kembali. *sungguh hinanya diri ku menduakan z610i ku tercinta*

Cheers, Artificial Intelligence

N.B: posting ini saya buat untuk menyinggung seseorang yg merasa dia paling pintar sedunia padahal kenyataannya dia hanya seseorang dengan tengkorak kosong yg tak berotak dan selama ini hidup di peradaban jaman dinosaurus dimana yg ia temui hanyalah pepohonan rindang dengan tanaman" aneh dan dinosaurus" yg ganas.

 
10.12.2009
Deadline always sucks

Hey you damn deadline! Saya lelah menghadapi anda! Kenapa anda selalu membuat kepala saya penat, terasa cenat-cenut, otak menggelinjang, emosi naik-turun, dan lain-lain?!!

Yeah, sekarang ini saya adalah seorang freelancer yg bekerja pada seorang 'tukang memperbudak' bernama Hugo (yes! Hugo! Dan saya hanya mengenal satu Hugo dalam hidup saya!). Si makhluk yg selalu menyiksa saya dan mengabarkan berita yg amat sangat menyeramkan di saat saya baru terbaring di ranjang (atau sofa?) selama beberapa detik. Dia lah yg membuat diri ku merana menatap laptop ku yg tercinta ini dengan penuh tatapan iba dan sedih.

Beberapa hari lalu dia baru saja membuat saya merana dengan menyuruh saya mengedit 500+ foto. OH NO! WAKE ME UP FROM THIS NIGHTMARE, ANYONE! Saya bahkan tidak sempat menyelesaikan artikel yg amat sangat ingin saya selesaikan sedari dulu. *ratapan seorang gadis yg malang*

Dengan ini saya ingin menyampaikan rasa dengki saya kepada Hugo dan Franky yg selalu saja memberikan beban hidup kepada hidup saya yg biasanya santai dan penuh dengan kedamaian ini.

Cheers, Artificial Intelligence


Welcome to my informal blog!
Hello guys! Akhir na g memutuskan untuk bikin blog dalam bahasa indo. Why? Karena banyak yg complain kl g kurang rasa nasionalisme dengan menulis blog dalam bahasa inggris (inti na, yg complain itu pengetahuan bahasa inggris na MINIM).Dan jg karena rasa kasihan g pada beberapa orang yg kesulitan melihat kosa kata GAHUL dalam bahasa inggris.

Saat ini g lagi d suatu cafe donuts croissant na bahkan lebih enak dari donuts na (nah loh??). Padahal seharusnya g ada kelas d kampus g yg d gading. Anda tanya kenapa? Karena saya nyasaaaaaarrrr!!! Bukan karena bangjek yg rese main asal ngebut. Bukan pula karena tukang taxi yg benernya ndak tau jalan tapi malu nanya sama penumpangnya. Tapi karena g ga biasa naik busway k gading. Aaaaaahh.... Sepertinya mulai besok saya harus mulai merayu" kedua orang tua saya untuk mengijinkan saya membawa si 'bom bom car' atau minimal motor VAIO (yeah!) --> ngarep.

Beberapa hari ini memank sepertinya saya sedang apes. Dimulai dari pas download BBM 5 trus keputus d'tengah jalan, contact BBM yg ilang semua, lalu pas uda cape" ngetik buat postingan blog ini ternyata koneksi internet mati. (-_-"a

Toloooooonnngggg............!!!!

Sekarang ini secara tidak sengaja (karena emank orang yg di belakang g bacot na kenceng), g mendengar percakapan dari orang" kantoran yg duduk di belakang g. Mereka lagi cerita tentang masalah dari punya FB (lor kok??). Simple aja, temen mereka si A ga inget pernah nge-add bossnya dia. Terus, suatu hari si A ngoceh" d statusnya soal keluh kesah dy d kantor (yg secara tidak langsung seperti na menghujat si boss). Akhirnya sang boss pun membalas, "besok kamu temui saya d ruangan saya". *Glup* Itu lah reaksi dari si A. Keesokan hari na, si A pun kehilangan pekerjaannya secara tidak terhormat. --> saya menulis bagian ini sambilan cengengesan kayak orang gila. BWAKAKAKAKA!!! Bodoh.

Sekarang, percakapan kita pun harus diakhiri oleh telepon dari seorang sobat saya yg sama gila (atau lebih gila??) dari saya. Kami sama" NYASAR (YESSS!!!!).

Cheers, Artificial Intelligence